Wisuda Program Sarjana ke XXXVII Periode II STIA Berlangsung Sukses

Prosesi wisuda

MUARA BUNGO- Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Setih Setio (STIA SS) Muara Bungo, tahun ini kembali menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana periode II tahun 2020.

Wisuda STIA angkatan ke XXXVII digelar di lantai 3  gedung pasca sarjana STIA SS. Sabtu (28/11/2020) berlangsung sukses. Adapun jumlah wisudawan periode 2 tahun ini, sebanyak 229 orang lulusan terdiri dari program strata satu (S1) Administrasi Negara dan Program Sarjana Administrasi bisnis.

Hadir dalam prosesi wisuda, dari pihak kampus dan yayasan Setih Setio, Hasdani M. Si, ketua kampus STIA, DR Hamirul, wakil ketua I. Widia Pratiwi, wakil ketua II. Nanang Al Hidayat, MH. wakil ketua III. ketua senat STIA dan  civitas akademika, Para dosen, staf STIA.

Muzni H A Djalil, ketua Setih Setio dan jajaran pengurus yayasan serta tamu undangan lainnya. Tampak hadir pula, Bupati Bungo yang diwakili oleh Asisten III. H Indones. Pimpinan LLDikti wilayah X. Yandri A. SH., MH, hadir melalui vitual.

Dalam sambutannya, ketua kampus STIA SS, Hasdani, menyampaikan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi tepat waktu. Perjuangan yang tidak mudah ditengah pandemi covid-19 amat patut diapresiasi.

“Wisuda tahun ini amat berbeda dari tahun sebelumnya, perjuangannya pun tentu amat berat, ditengah pandemi semua mahasiswa aktif tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Hingga prosesi wisuda ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, ” katanya.

Dipihak yayasan, Muzni H A Djalil, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan kebanggaannya atas capaian kampus yang telah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan. Yayasan akan mendukung untuk kemajuan kampus.

“Kampus kita ini yang terbaik di kabupaten Bungo, secara infrastruktur dan kualitas perkuliahan, “ungkap ketua yayasan SS. Muzni H A Djalil.

Muzni juga berharap, kepada wisudawan khususnya administrasi bisnis dan admjnistrasi negara untuk bisa menjawab tantangan dunia kerja dengan meningkatkan sofskil. ” Kuasai ilmu yang dipelajari dari kampus, jangan hanya menuntut menjadi ASN. Ciptakan lapangan kerja dimana saja, “pungkasnya.(lam)