Polres Tanjabbar Gagalkan Upaya Penyelundupan Baby Lobster Senilai 12 Milyar

KUALATUNGKAL – Kepolisian ResortTanjung Jabung Barat, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih Baby Lobster keluar Negeri, Jum’at (18/12) malam.
Selain berhasil menggagalkan upaya penyeludupan baby lobster yang jumlahnya belasan ribu ekor ini, Polres berhasil menyelamatkan keruguian negara kurang lebih Rp 12 milyar lebih.

Kapolres AKBP Guntur Saputo, SIK, MH upaya mengatakan penggagalan tersebut dilakukan oleh Polsek Tungkal Ilir di salah satu tempat di Desa Kuala Indah, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sekira pukul 22.45 WIB yang dikemas dalam 625 kantung di masukan dalam 24 box styrofoam.

“Totalnya sebanyak + 5.700 jenis mutiara, + 113.600 ekor jenis pasir kita amankan,” ungkap Kapolres AKBP Guntur Saputro dalam pres rilis di Mapolres, Sabtu (19/12/20).

Selain Ratusan Ribu BL itu, pihaknya juga mengamankan satu unit mobil jenis Kijang SLX BH 1755 AS yang memang telah dimudivikasi untuk angkut BL, KTP an. Hadi Sunoto serta kunci dan handphone.

“Sementara pelaku yang diduga dua orang masih dalam penyelidikani, Identitas telah kita kantongi,” kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Alhajat, Kasat Reskrim AKP Jan Manto Hasiholan dan Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Agus A Purba serta pihak PSDKP.

Guntur menjelaskan, BL itu berasal dari salah satu daerah diiduga akan dibawa ke luar negeri. Guntur menegaskan pihaknya saat ini tengah mengembangkan kasus tersebut.

“Dari kasus ini, estimasi kerugian negara dalam sumberdaya jenis ikan mencapai lebih kurang Rp 12.215.000.000,” sebutnya.

Guntur menegaskan pihaknya saat ini tengah mengembangkan kasus tersebut dan menangkap pelaku.

“Para tersangka yang saat ini dalam upaya penyelidikan, akan dijerat Pasal 92 dan/atau Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan,” tandasnya.(abs)