Sebelum Berangkat ke Pulau Jawa, Puluhan Santri Dirapid Tes Dulu di Polres Tanjabbar

Pelaksanaan Rapid Antigen di Polres Tanjabbar bagi puluhan santri yang akan berangkat ke Ponpes tempat mereka belajar di pulau Jawa

KUALATUNGKAL – Kepolisian Resor Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan melibatkan pihak Dinas Kesehatan serta Pondok Pesantren Al – Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal, melaksanakan Rapid Antigen terhadap 36 Pendamping dan Santri di Mako Polres Tanjab Barat, Rabu (26/5/2021).

Puluhan Santri dan para pendamping Santri tersebut rencananya akan ke Pondok Pesantren Pulau Jawa tempat para Santri menuntut Ilmu. Ada di Jakarta, Purworejo, Semarang, Pekalongan.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S. IK, MH mengatakan, pelaksanaan Rapid Antigen terhadap puluhan santri yang akan kembali ke Pondok Pesantren di Pulau Jawa tempat para Santri menuntut Ilmu, tujuan yang paling utama para Santri dan Pendamping terjamin kesehatannya.

“Paling utama para Santri dan Pendamping berangkat dari Tanjab Barat dalam keadaan sehat terbebas dari Covid-19,” ungkap Kapolres.

Kapolres yang memimpin langsung pelaksanaan Rapid Antigen berharap, terhadap Santri dan para orang tua yang mendampingi setelah dinyatakan  bebas Covid-19 selama dalam perjalanan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Tadi dari hasil Rapid Antigen semuanya Non Reaktif. Setelah dari sini, mudah – mudahan hingga sampai ke masing – masing Pondok Pesantren, para Santri dan para pendamping dalam keadaan sehat,” sebut Kapolres.

“Terutama terhadap Santri, selama pendidikan agar selalu menjaga kesehatan sehingga bisa beraktivitas dengan baik selama Pandemi Covid-19,” harap AKBP Guntur Saputro.

Sekedar untuk diketahui, Rapid Antigen yang dilaksanakan di Mako Polres Tanjab Barat dengan melibatkan  pihak Dinas Kesehatan serta pihak Pondok pesantren Al – Baqiyatush Shalihat terhadap para Santri diberikan secara Gratis.

Selain meringankan beban para Santri yang akan  menuntut ilmu ke Pulau Jawa, tujuan utama pelaksanaan Rapid Antigen tersebut agar para Santri yang pulang ke Ponpes di Pulau Jawa tempat mereka menuntut Ilmu, terjamin kesehatan nya.(abs)