Warga Merasa Terganggu dengan Aktivitas PETI di Cilodang

MUARA BUNGO – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Dusun Cilodang, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo hingga kini bebas beraktivitas.

Puluhan unit mesin penambang illegal setiap hari bekerja tanpa ada tindakan dari aparat hukum dan pihak terkait.

Salah satu warga sekitar inisial KA menyebut aktivitas dompeng yang dilakukan tersebut sangat mengganggu warga sekitar.

Pasalnya, para pekerja melakukan penambangan sangat dekat dengan kawasan penduduk. “Paling cuma 200 meter dari rumah bang. Suaranya sangat mengganggu,” ujar KA.

Ia juga menyebutkan jika para pemilik dan pekerja bukan merupakan penduduk asli Cilodang. Semua pekerja berasal dari luar dusun setempat.

Hanya saja mereka sudah bekerjasama dengan pemilik lahan yang digunakan tersebut.

“Alat warga sini cuma satu set, selebihnya dari luar semua. Yang paling banyak dari SPB,” ungkapnya.

Ia meminta penegak hukum untuk segera melakukan penertiban terhadap pengrusak alam di Dusun Cilodang itu.

“Mesin kerja terus dari pagi sampai jam 5 sore. Sampai kini belum ada aparat yang turun untuk razia,” tuturnya.

Bebasnya para pekerja melakukan pertambangan di lokasi tersebut diduga karena pemilik mesin merupakan orang kuat dan sudah memiliki bekingan.

“Kalo gak ada yang mengamankan mana mungkin berani mereka bekerja sebebas ini,” lanjutnya lagi.

KA juga meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lebih serius dalam menuntas PETI di wilayah Pelepat.(**)